Cara Mengawinkan Ikan Cupang

2 min read

mengawinkan cupang

Cara Mengawinkan Ikan Cupang – Anda suka memelihara ikan cupang ? Atau ingin mengembangbiakan agar lebih banyak ?

Yah, seperti yang kita ketahui bersama bahwa ikan cupang merupakan salah satu spesies cukup unik.

Dimana pada setiap bentuk dan warna pun bermacam-macam. Bahkan, sampai saat ini di daerah saya cukup populer mengenai ikan yang memiliki keindahan pada ekornya.

Meskipun identik dengan bertarung, namun hewan satu ini bisa kita kawinkan untuk memiliki spesies yang baru.

Mungkin banyak sekali yang menyajikan cara pembenihan ikan ini. Jadi, buat Anda yang masih belum tahu, mending simak langsung dibawah ini yaa!

Cara Mengawinkan Ikan Cupang dengan Baik dan Benar

Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sangat disukai oleh berbagai kalangan.

Pasalnya, dari tahun ke tahun hewan satu ini sangat mencuri perhatian masyarakat.

Dimana setiap tahunnya memiliki peningkatan yang membuat mereka ingin mengembang biakan menjadi lebih banyak.

Salah satunya yaitu dengan cara mengawinkan ikan cupang ini. Karena dengan kawin inilah mereka mampu menghasilkan re-generasi yang lebih baru. Tidak hanya satu jenis saja, melainkan beberapa macam.

Namun, sebelum itu perhatikan tips dari saya sebelum mengawinkan ikan cupang!

Baca Juga : Cara Mengawinkan Lobster Hingga Bertelur

Tips Mengawinkan Ikan Cupang

Ada beberapa tips yang perlu kamu ketahui sebelum menjodohkan ikan cupang ini.

Setidaknya kamu perlu tau agar kamu tidak salah dalam mengawinkan cupang.

Berikut ini adalah langkah – langkah dalam penjodohan ikan cupang hingga berhasil bertelur.

1. Perkenalkan Kedua Jenis Cupang

Untuk mengembangbiakan apapun jenis hewannya, tentu salah satu caranya adalah perkenalan satu sama lain.

Taruhlah ikan pada sisi berlawanan di tempat supaya mereka dapat terbiasa dengan lawa jenisnya.

Pada saat mereka tak menunjukkan agresivitas dan tak mencoba untuk menyerang melalui pemisah, itu artinya mereka memiliki ketertarikan satu sama lain.

Baca Juga : Cara Menjodohkan Burung Blackthroat

2. Amati Perilaku ikan Cupang

Kedua ini Anda perlu bekerja ekstra untuk mengamati perilaku pada kedua ikan cupang ini.

Apabila ikan cupang tertarik satu sama lain, maka cupang jantan bakal berenang menampilkan dan memamerkan siripnya dengan ikan cupang betina.

Sementara betina bakal menunjukkan garis vertikal pada tubuh dan menundukkan kepalanya.

Sedikit agresivitas tidaklah masalah, namun kalau mereka coba serang satu sama lain ini perlu Anda pisahkan. Dan Anda bisa menaruh dalam satu wadah kembali mencoba mengawinkannya lagi.

Tetapi jika masih saling serang, mungkin Anda dapat mencobanya dengan pasangan yang lainnya.

Baca Juga : Cara Menjodohkan Burung Love Bird

3. Tanda Cupang Siap Kawin

Ketika sudah siap kawin, ikan cupang jantan bakal membangun sarang gelembung.

Sementara betina perutnya bakal tampak kembung dan menunjukkan sikap yang patuh pada cupang jantang, yang menandakan dia siap bertelur.

Ketika sudah melihat tanda-tanda tersebut, Anda sudah dapat melepas pemisah yang digunakan tadi. Dengan begitu Anda wajib ikuti langkah-langkah ikan cupang di jodohkan selanjutnya.

Ikan cupang , atau ikan pertarungan siam, membuat hewan peliharaan yang indah dan eksotis. Ikuti langkah-langkah sederhana ini, dan Anda akan segera memiliki sekumpulan ikan cupang kecil.

  • Tuang 6 inci (15,2 cm) air ke dalam akuarium 5 galon (19 liter).
  • Potong gelas busa plastik menjadi dua dan letakkan sisi luar menghadap ke atas di sudut tangki. Ini akan menjadi sarang untuk mengkawinkannya (baby fish).
  • Tempatkan tanaman hidup di seluruh akuarium. Di sinilah betina akan bersembunyi jika ikan jantan menggertaknya.
  • Pastikan suhu air adalah konstan 82 derajat F (27,8 derajat C).
  • Tempatkan ikan jantan di tangki dengan tanaman.
  • Tempatkan ikan betina di tangki yang lebih kecil. Tidak perlu menempatkan tanaman di tangki yang lebih kecil.
  • Kondisikan ikan untuk berkembang biak selama kurang lebih satu minggu dengan memberi mereka makan dan mengganti air secara teratur. Semakin sehat ikannya, semakin sukses pembiakan itu.
  • Tempatkan kedua tangki di samping satu sama lain, sehingga ikan dapat saling melihat dan bersiap untuk berkembang biak. Anda akan tahu betina siap untuk bertelur ketika perutnya membengkak seukuran kelereng dan dia memiliki garis-garis vertikal di tubuhnya.
  • Tempatkan ikan betina di dalam tangki bersama ikan jantan.
  • Amati ikannya. Jika jantan terlalu agresif, lepaskan ikan betina dan tunggu beberapa hari sebelum mencoba lagi. Ini merupakan suatu hal yang normal bagi jantan untuk mengejar betina di sekitar tangki sambil menggigit siripnya.
  • Ikan akan kawin dengan merangkul di bawah sarang. Ikan betina akan terlihat lumpuh saat ia mengeluarkan telurnya. Setelah ikan selesai merangkul dan ikan betina berenang untuk bersembunyi di tanaman, bawa dia keluar dari tangki.
  • Biarkan ikan jantan menjaga dan merawat sampai siap selama 24 hingga 36 jam. Setelah siap bisa berenang, lepaskan ikan jantan dari tangki.

Nah, itulah diatas yang dapat saya ulaskan kepada Anda untuk tata cara mengembangbiakan ikan cupang. Semoga bermanfaat dan menjadi refrensi buat Anda yang ingin ternak ikan cupang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *