Cara Mengawinkan Kambing

1 min read

mengawinkan kambing

Cara Mengawinkan Kambing – Siapa yang tidak tahu dengan binatang memamah biak yang berukuran sedang ini? Tentunya tak asing lagi.

Kambing ternak, merupakan salah satu subspesies kambing yang dipelihara dan dijinakkan. Dimana terdiri lebih dari 300 jenis kambing yang berbeda-beda.

Mengingat ratusan, sehingga banyak peternak yang ingin mengembangbiakan kambing. Salah satunya adalah dengan cara mengawinkan kambing dengan lawan jenis.

Tetapi, kamu masih belum tahu caranya ? Yuk, simak saja ulasannya berikut ini !

2 Cara Mengawinkan Kambing

Perkawinan kambing bisa dilakukan dengan 2 cara diantaranya adalah perkawinan secara individual dan berkelompok.

Untuk lebih jelasnya, saya akan jabarkan satu persatu di bawah ini!

Mengatur Waktu Perkawinan Kambing

Ada sebagian para peneliti yang mengamati waktu perkawinan kambing untuk menentukan rasio jenis kelamin anak jantan dan betina.

Penelitian yang saya baca menunjukkan bahwa perkawinan kambing di musim dingin dan musim semi menghasilkan banyak anak jantan. Namun, sayangnya waktu perkawinan pada kambing tidak memberikan hasil yang berbeda pada rasio jantan dan betina.

Kambing dikawinkan pada sepertiga akhir waktu birahi. Lalu ketika dikawinkan, vulva betina diberi cuka dapur. Hal ini bertujuan supaya hanya sperma pembawa betina saja yang bertahan hidup karena terlalu basa.

Maka supaya anaknya berjenis jantan, kondisinya wajib sebaliknya yakni kondisi basa.

Biar menghasilkan pembibitan yang maksimal, masa kawin kambing harus diatur dengan sangat matang. Pasalnya, hasilnya tergantung pada kematangan dari kambing betina itu sendiri.

Baca Juga : Cara Pembibitan Ikan Gabus

Dimana untuk kambing betina dewasa pada umur sekitar 6 sampai 8 bulan yang menurut saya siap untuk dikawinkan.

Akan tetapi, untuk kambing PE atau Peranakan Etawa perkawinan pada umur segitu wajib dihindari. Hal ini dikarenakan alat reproduksinya masih belum sempurna berkembang. Sebaliknya apabila masa perkawinannya ditangguhkan sampai mencapai umur sekitar 15 bulanan.

Agar menghindari perkawinan pada umur muda, pemeliharaan kambing betina dipisahkan sejak umur 5 bulan. Di dalam kandang, kambing betina sebaiknya dipisahkan dengan kambing jantan.

Kandang kambing jantan sebaiknya cukup luas sehingga kambing bisa bergerak leluasa, aktif dan akan tetap kuat.

Seminggu sekali kambing harus dimandikan, terutama apabila di musim panas. Makanannya pun perlu diperhatikan, jangan sampai tubuhnya berkembang terlalu gemuk. Kambing jantan yang gemuk tentu tidak dapat dijadikan pejantan yang baik karena bakalan menjadi pemalas dan nafsu kawinnya berkurang.

Untuk kambing jantan siap dikawinkan sekitar umur 6 sampai 8 bulanan. Ketika masa tersebut, kambing jantan sudah mampu mengawini betina dewasa. Akan tetapi untuk kambing PE atau Peranakan Etawa, baru bisa menjadi pejantan yang baik kalau umurnya sudah mencapai antara 10 hingga 18 bulanan.

Berdasarkan kalangan peternak, untuk menghasilkan anak kambing ini harus dikembangbiakan dengan cara mengawinkan kambing diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Cara buatan atau Inseminasi buatan, merupakan salah satu cara dengan mengambil semen atau sperma dari kambing jantan. Kemudian dimasukkan ke dalam alat reproduksi kambing betina dengan bantuan alat.
  • Cara alami, merupakan salah satu cara dimana kambing jantan dan betina dikawinkan dengan alat reproduksi langsung.
Baca Juga : Cara Mengawinkan Sapi Sampai Hamil

Cara mengawinkan kambing ini dapat kita lakukan dengan individual maupun berkelompok.

  • Individual, merupakan cara yang digunakan oleh para peternak hanya antara kedua kambing jantan dan kambing betina saja.
  • Kelompok, merupakan cara yang biasa digunakan oleh peternak dengan berkelompok atau lebih dari satu. Jadi, kambing jantan dan kambing betina bisa lebih dari 2 pasang.

Nah, itulah diatas yang dapat saya bahas pada artikel cara mengawinkan kambing dengan baik dan benar. Dengan penjelasan diatas bisa kamu jadikan refrensi ingin lahir kambing jantan atau betina tergantung kebutuhanmu. Sekian dan semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *