Cara Mengawinkan Kenari

2 min read

mengawinkan kenari

Burung kenari adalah salah satu jenis burung yang banyak sekali peminatnya di Indonesia. Bentuknya yang lucu nan mungil ini sangat terkenal dengan kicauan yang sangat indah.

Selain itu, jenis burung kenari pun bisa kita kembangbiakan. Dimana hal ini biasa dilakukan oleh sebagian para peternak yang memiliki jiwa bisnis.

Pasalnya, harga untuk kenari yang baru menetas hampir 200ribu an di kampung saya, loh. Apa yakin tidak mau ternak jenis burung yang satu ini, guys ?

Mengenal Burung Kenari

Suara yang indah diciptakan oleh kenari ternyata juga sering digunakan untuk mengikuti lomba, loh. Meskipun harga diatas berlaku di daerah saya, namun jenis ini tergolong relatif murah.

Selain itu, jenis hewan satu ini mempunyai model yang sangat beragam sehingga banyak pecinta burung kewalahan memilihnya.

Adapun karakteristik burung kenari secara umum diantaranya :

  • Mudah Beradaptasi
  • Gampang di Jinakan
  • Tidak Gampang Stress
  • Rajin Gacor

Selain itu, burung kenari memiliki keunggulan pada bagian postur tubuh, warna, dan suara yang dihasilkannya.

Mengingat burung kenari sangat unik dan banyak juga yang mengembangbiakannya. Salah satunya mengawinkan kenari dengan berlawan jenis, berikut penjelasannya.

Langkah Tata Cara Mengawinkan Kenari

Untuk ternak kenari ini menurut saya bisa dikatakan gampang-gampang susah. Akan berhasil, jika kamu ikut langkah-langkah berikut ini :

Menyiapkan 2 Burung Kenari Jantan

Pertama, siapkan 2 ekor burung kenari jantan yang sudah siap dikawinkan, umur yang cukup dan kondisi fisik yang baik.

Menyiapkan 2 ekor burung kenari jantan ini memiliki tujuan untuk cadangan, jika pejantan satu tidak mau kawin maka gunakanlah kenari jantan cadangan.

Jangan Menaruh 1 Kandang untuk Kenari Jantan dan Kenari Betina

Lebih baik tidak menempatkan induk jantan dan betina dalam 1 kandang, gunakan pemisah ataupun penyekat. Hal ini karena untuk pendekatan sehingga mereka mau berjodoh.

Baca Juga : Cara Ternak dan Budidaya Belut

Ciri Kenari Sudah Berjodoh

Apabila sepasang burung kenari sudah berjodoh maka bisa di tandai dengan kenari jantan yang aktif gacor atau disebut dengan ngeroll.

Nah, gacoran ini jika kenari betina merespon dengan merunduk-runduk seperti siap di naiki oleh pejantan. Tanda lain pada masa ini kenari betina bakal mencari bahan untuk membuat sarang.

Selain itu, ada bagian sensitif yang berubah menjadi merah dengan sedikit membengkak.

Menaruh 1 Kandang Kenari Jantan dan Kenari Betina

Apabila point ketiga diatas sudah dilalui, maka langkah berikutnya kita menyatukan kedua induk tersebut. Caranya yaitu pindahkan pejantan dari sarangnya dan masukkan ke dalam kandang induk betina.

Biasanya setelah di masukkan sepasang burung kenari ini akan langsung kawin.

Menaruh Kenari Jantan Cadangan, Jika Masih Belum Kawin

Apabila sudah disatukan dalam kandang masih tidak langsung kawin, kamu bisa pancing dengan pejantan lain atau cadangan seperti yang saya kasih tahu tadi,

Letakkan kandang pejantan lainnya di dekat kandang sepasang kenari yang bakal di kawinkan. Cara ini merupakan salah satu teknik untuk membuat induk jantan supaya ofensif segera menaiki induk betina biar kawin.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Gabus Sampai Berhasil

Ketika Sudah Kawin

Jika sepasang kenari ini sudah kawin, jangan langsung di pisahkan lagi. Biarkan hingga sekitar 1 jam karena pada masa ini biasanya bakal terjadi 2 sampai 3 kali perkawinan.

Setelah membiarkannya selama kurang lebih 1 jam, maka berikutnya pisahkan kedua pasang induk tersebut. Hal ini memiliki tujuan supaya kedua pasangan ini tidak saling melihat.

Bisa menggunakan penutup kandang dan membukanya apabila akan di dekatkan atau di kawinkan.

Mengulangi Langkah-Langkah Diatas

Ulangi langkah-langkah diatas hingga sekitar 3 sampai 4 hari dan pisahkan induk jantan dari induk betina hingga sang induk betina bertelur.

Apabila si kenari betina sudah bertelur, maka akan segera mengerami telurnya. Tunggulah pengeraman tersebut hingga telur menetas.

Waktu yang paling bagus dalam mengawinkan burung kenari yaitu pada pagi hari, dan sang pejantan bisa di kawinkan dengan induk betina lainnya ketika malam hari.

Apa pendapatmu tentang mengawinkan kenari ini ? apakah se-pendapat atau punya pengalaman baru lainnya, silahkan curahkan di kolom komentar yaa!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *