Cara Menjodohkan Merpati

2 min read

cara mengawinkan burung merpati

Burung merpati lebih dikenal sebagai jenis yang sangat setia terhadap pasangannya. Memang merpati sangat anti dengan ingkar janji. Hal ini nyata benar dimana banyak sekali yang memanfaatkan untuk perlombaan terbang balap atau ketinggian.

Setiap jenis hewan termasuk terbang merpati ini dalam mengawinkannya pun harus melalui proses pengenalan. Ketika sudah saling kenal terlihat cocok bisa langsung dijodohkan.

Siklus kawin atau siklus giring secara umum terjadi sesudah merpati berusia 5 hingga 8 bulan. Burung betina bertelur dalam waktu 7 sampai 10 hari sesudah kawin, dengan jumlah telur 1-2 butir dan akan dieraminya selama 18 hari.

Setelah membuat sarang, maka letakkan telur tersebut. Pada umumnya ini terjadi ketika sore hari. Pengeraman yang baik dilakukan ketika siang maupun malam hari oleh merpati jantan maupun merpati betina.

Untuk merpati betina mendapat jatah siang dan malam hari, sementara untuk burung merpati jantan akan lebih sering mengeram di waktu pagi dan sore hari

Telur akan menetas sesudah dierami selama 19 sampai 22 hari. Sesudah menetas, sebaiknya anakan jangan dulu diangkat atau dipisahkan sebelum bisa mencari pakan sendiri.

Induk bakal merawat dan memberi makan anaknya sampai umur 28 hari atau sesudah anakan dapat mencari pakan sendiri.

Baca Juga : Cara Menjodohkan Perkutut Sampai Berhasil

Lalu bagaimana sih cara menjodohkan burung merpati dengan baik dan benar ?

Namun sebelum menjodohkan, kamu harus perhatikan beberapa langkah berikut ini :

  • Menentukan burung merpati jantan yang sudah dewasa.
  • Menentukan burung merpati betina siap kawin.
  • Menentukan burung merpati yang sehat dan mempunyai nafsu makan bagus.
  • Menentukan burung merpati betina yang mempunyai warna pada saat didekatkan jantan bakal dibekuri karena biasanya merpati jantan akan menyukai corak bulu tertentu.
  • Menentukan burung merpati betina yang lenjeh pada saat dibekuri jantan dan rajin bertelur.

Cara Menjodohkan Merpati

Untuk mengawinkan burung merpati atau dara yang susah giring ini sangatlah simpel dan sederhana. Dibawah ini akan saya berikan beberapa langkah untuk menjodohkan merpati :

  • Pertama, mandikan merpati jantan dan betina yang akan nanti dijodohkan setiap pagi hari. Kemudian jemur pasangan burung merpati secara bersebelahan akan tetapi berbeda kandang.
  • Kedua, dalam penjemuran lakukan selama 4 jam, akan tetapi jika cuaca terasa panas cukup 3 jama saja. Sesudah dijemur maka letakkan kandang di tempat teduh sambil diberi makan dan minum.
  • Ketiga, ketika sore hari di jam 5 ini berilah burung merpati makan dan minum sampai kenyang supaya bisa beristirahat dengan lelap.
  • Keempat, masukkan kedua merparti tersebut ke dalam satu kandang dan berikan lampu penerangan sebesar 5 watt supaya mereka bisa saling mengenal.
  • Kelima, siapkan kardus bekas dengan memberikan lubang untuk keluar masuknya udara sebagai tempat perkawinan.
  • Keenam, ketika malam hari masukkan kedua burung merpati ke dalam kardus bekas supaya dapat melakukan perkawinan.
  • Ketujuh, sesudah siang hari pindahkan keduanya di satu kandang kemudikan berikan makan jagung dan minum sampai kenyang.
  • Kedelapan, masukkan kembali ke dalam kardus merpati sesudah merasa kenyang. Lakukan penyekapan dalam kardus selama 3 hari, akan tetapi jangan lupa untuk memberi makan dan minum.
  • Kesembilang, waktunya melakukan percobaan kesetiaan. Caranya adalah memasukkan merpati jantan ke dalam kandang, sementara merpati betina di pegang untuk dibekurkan dengan pejantan yang lainnya.
  • Kesepuluh, mari kita amati apakah burung merpati jantan yang dijodohkan gelisah ingin terbang lepas dari kandang untuk menghampiri betina atau enggak. Kalau merpati jantan bersikap ingin terbang ke arah betina itu bertanda bahwa burung sudah giring keras dan kamu dapat melepaskan dari kandang.
  • Kesebelas, pastikan ketika melepas merpati jantan lepaslah dengan jarak dekat terlebih dahulu biarkan ia hafal dengan jodohnya dengan cara pale atas bawah burung merpati betina supaya merpati jantan mengikutinya.
  • Keduabelas, lakukan pelepasan burung merpati dengan jarak 1 meter terlebih dahulu. Jika merpati jantan terlihat lebih agresif maka hari berikutnya bisa ditambah jarak tempuhnya.
  • Jika keesokan harinya belum bertelur, maka tambah lari jarak pelepasannya. Akan tetapi kalau merpati sudah bertelur maka istirahatkan supaya mengerami telurnya.
  • Keempatbelas, biarkan kedua burung merpati melakukan pengeraman secara bergiliran seperti yang saya jelaskan diatas.
  • Sesudahnya mengerami telur selama satu minggu, maka bersihkan semua telur dan bahan-bahan yang digunakan sebagai sarang. Usahakan ketika membersihkan telur dan sarang dilakukan ketika malam hari supaya merpati tidak stress.
  • Terakhir, mandikan merpati pada pagi hari kemudian jemurlah seperti langkah 1 sampai 6 supaya tetap sehat. Jika burung merpati sudah giring keras lagi maka latihlah di lapangan.

Baca Juga : Cara Mengawinkan Kacer dari Anakan

Mudah bukan menjodohkan burung merpati ? Hanya dengan mengikuti langkah – langkah diatas kamu sudah bisa mendapatkan anakan burung merpati yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *