Cara Pembibitan Ikan Gabus

2 min read

pembibitan ikan gabus

Kalian semua pasti tahu ikan Gabus. Ikan ini memiliki tubuh panjang, warna kepala serta tubuh atasnya kehitaman dengan warna perut cerah. Ikan ini sering disebut ikan kepala ular atau snake head.

Gabus banyak tersebar di sungai, kolam, danau, rawa, sawah, dan kubangan kubangan air. Ikan ini termasuk ikan predator yang sering memakan ikan ikan yang lebih kecil maupun hewan kecil lainnya.

Gabus dikenal mampu bertahan dalam keadaan ekstrim seperti minim air dan oksigen. Saat habibatnya hanya tinggal lumpur karena kekeringan, ikan ini masih mampu bertahan dengan membuat lubang untuk bertahan hidup.

Peluang Bisnis Bibit Ikan Gabus

Ikan Gabus dikenal mempunyai daging yang kaya akan manfaat. Di dalam daging Gabus terdapat zat albumin. Zat ini kaya manfaat bagi tubuh khusunya dalam penyembuhan luka luka.

Kandungan zat albumin inilah yang membuat ikan ini banyak dicari. Rasa daging ikan ini juga sangat gurih dan cocok dimasak dengan berbagai olahan masakan.

Permintaan pasar yang tinggi akan Ikan Gabus, sementara pasokan yang masih terbatas dan masih mengandalkan tangkapan alam membuat peluang bisnis ikan yang satu ini sangat bagus.

Banyak masyarakat yang ingin mencoba budidaya ikan gabus di kolam terpal namun terkendala jumlah bibit yang terbatas di pasaran. Ini tentunya merupakan peluang usaha yang sangat prospek dan minim modal serta tidak memerlukan tempat yang luas.

Sebenarnya cara budidaya ikan gabus tidak sulit, kita hanya perlu sedikit sabar agar kita sukses mencetak bibit bibit berkualitas tinggi.

Baca Juga : Cara Mengawinkan Burung Kenari

1. Persiapan Kolam Pijah

Kolam pembibitan Ikan Gabus bisa menggukan bermacam media seperti kolam beton, bis beton, tong atau media lain yang ukurannya sekitar 1×2 m. Hal ini bertujuan agar indukan tidak terlalu banyak bergerak dan segera memijah.

Kedalaman air di kolam sekitar 30 cm. Kolam di isi dengan enceng gondok hingga seluruh permukaan kolam tertutupi. Tujuan nya agar ikan tenang dan sebagai tempat telur ikan nantinya.

2. Pemilihan Induk Ikan Gabus

Agar induk ikan gabus cepat memijah maka kita harus menyediakan induk dari hasil pembesaran bukan dari tangkapan liar. Ikan tangkapan liar lebih susah dipijah karena sifat liar layaknya di alam bebas.

Ikan gabus calon indukan kita pilih saat berusia 6 bulan. Ikan gabus jantan mempunyai ciri ciri seperti kepala yang berbentuk bulat, badan yang lebih besar dan panjang, dan posturnya ramping.

Betina ikan gabus mempunyai ciri kepala yang lebih runcing, perut yang lebih lebar dan bulat serta bentuk badan yang lebih pendek. Setelah indukan kita pilih maka berilah pakan alami seperti ikan ikan kecil, kodok, daging, dan cacing.

Pemberian pakan alami bertujuan agar kebutuhan nutrisi untuk ikan terpenuhi dan ikan siap untuk dipijahkan. Pemberian alami diberikan sampai usia ikan berumur 8 bulan.

3. Proses Pemijahan Ikan

Setelah indukan berusia 8 bulan maka indukan siap dipijahkan. Pemijahan dilakukan dengan cara menyatukan sepasang induk kedalam kolam yang telah kita sediakan.

Sebelum induk masuk kolam, pastikan enceng gondok sudah memenuhi permukaan kolam. Serta suda tersedia jaring atau strimin untuk menutupi kolam agar hama tidak masuk serta agar induk tidak loncat keluar.

Setelah induk masuk maka tugas kita adalah mengontrol kolam dari gangguan hama dan mengecek apakah sudah ada telur atau belum. Indukan ikan gabus tidak perlu kita beri makan.

Pemijahan akan berlangsung selama 5-10 hari. Pemijahan ini akan menghasilkan telur telur yang terletak diantara sela sela enceng gondok. Telur akan berubah menjadi larva setelah berselang satu hari.

Bibit ikan gabus akan mulai bergerombol dan mencari makan setelah selang 7 hari. Pada momen ini kita bisa memisahkan bibit dari induknya.

Setelah bibit dipisah maka kita bisa berikan kutu air sebagai pakan. Dan setelah bibit berusia sekitar 10 hari bisa kita beri tambahan pakan berupa cacing sutra.

Pada minggu kedua kita mulai melatih bibit ikan gabus untuk memakan pakan buatan. Latih bibit dengan cara mengurangi porsi pakan alami dan mulai mengganti nya dengan pakan buatan.

Porsi pakan buatan hari demi hari semakin di tambah hingga nantinya kita bisa memberinya full pakan buatan. Pakan buatan yang diberikan adalah pelet pf 500-800 yang mempunyai ukuran kecil.

Baca Juga : Cara Budidaya Hewan Kambing

Saat bibit ikan gabus sudah full memakan pelet maka bibit sudah siap kita pasarkan. Harga bibit tergantung dari ukurannyaa, semakin besar maka akan semakin mahal. Harga bibit mulai dari 300-1000 rupiah dengan ukuran 3-10 cm.

Sangat mudah bukan cara pembibitan ikan gabus ini. Selain bisa memanfaatkan lahan kosong, budidaya ikan gabus ini juga dapat menghasilkan pundi pundi uang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *