Cara Sukses Beternak Burung Love Bird

3 min read

ternak love bird

Love Bird adalah salah satu burung dari genus Agapornis. Burung ini berasal dari Afrika dan Madagaskar. Dijuluki burung cinta karena Burung Love Bird ini hidup secara berdampingan dalam hidupnya dan menunjukkan tingkah laku saling menyayangi.

Fisik dari Burung Love Bird ini sangat unik dan menarik, mulai dari bentuk paruh, mata, dan warna bulunya yang warna warni dan sangat menarik.

Burung ini juga memiliki ocehan yang bagus dengan volume tinggi dan durasi yang lama. Oleh karenanya burung ini sering dilombakan dalam kontes kicau.

Selain banyak dipelihara sebagai koleksi, Burung Love Bird kini banyak diternakkan dan menghasilkan pundi pundi uang.

Nah, aku akan coba jelaskan cara dalam proses ternak Burung Love Bird, ada beberapa hal perlu diperhatikan agar anakan yang dihasilkan bagus dan sukses melewati seleksi alam.

Cara Ternak Lovebird

Ternak lovebird memang sangat mudah, namun bagi kalangan pemula yang inginterjun ke peternakan hewan ini tidak begitu mudah.

Ada kalanya kamu perlu belajar bagaimana beternak burung cantik satu ini. Mungkin kamu bisa melihat ulasan dibawah untuk belajar cara ternak

1. Persiapan Kandang Ternak Burung Love Bird

Agar Burung Love Bird kamu merasa nyaman dan cepat berkembangbiak, maka kamu harus menyiapkan kandang yang ideal dengan ukuran panjang 60 cm lebar 30 dan tinggi 40 cm.

Kandang ternak harus terbuat dari kayu keras dan strimin atau bisa juga dengan menggunakan kandang ternak yang banyak tersedia di toko burung maupun toko online.

Didalam kandang juga harus tersedia prasarana tambahan seperti tangkringan, wadah pakan, wadah minum, gelodok (sarang/tempat burung bertelur dan mengeram).

Didalam gelodok kamu juga harus menyediakan serutan kayu/ranting kecil/daun cemara sebagai bahan Burung Love Bird dalam menata sarangnya.

Penempatan kandang Burung Love Bird juga tidak bisa sembarangan. Pilih tempat dengan sirkulasi udara baik dan terkena sinar matahari cukup (jangan terlalu redup tapi juga jangan terlalu panas).

Jauhkan kandang Burung Love Bird dari lalu lalang manusia dan kebisingan dari dunia luar agar Burung Love Bird tidak stres sehingga cepat berkembangbiak.

Baca Juga : Cara Menjodohkan Kucing

2. Pemilihan Indukan Burung Love Bird

Setelah kamu memiliki kandang Burung Love Bird yang ideal maka langkah selanjutnya adalah pemilihan indukan. Hal ini sangat berperan penting dalam menentukan hasil anakan Burung Love Bird nantinya.

Pilihlah Indukan yang sudah dewasa. Umumnya indukan pejantan lebih tua dari betina. Pejantan yang bagus memiliki umur diatas 9 bulan dan betina yang bagus memiliki usia diatas 7 bulan.

Tentukan Burung Love Bird yang akan kamu ternak itu yang seperti apa, apakah yang memiliki durasi kicauan dengan durasi yang lama dan volume tinggi atau burung dengan warna bulu yang indah dan menarik.

Indukan yang mempunyai volume bagus dapat kita cari di arena gantangan. Disana kamu bisa memantau burung yang juara dan jika pemiliknya mengijinkan kamu bisa membelinya dan menernakannya.

Cara ini sangat bagus untuk menghasilkan anak berkualitas bagus dan kamu bisa meraup banyak keuntungan karena anakan yang dihasilkan memiliki harga jual yang tinggi.

Sementara itu indukan yang memiliki warna yang menarik dapat kamu cari di peternak atau penghobi di sekitar daerahmu.

3. Masa Penjodohan Burung Love Bird

Penjodohan Burung Love Bird dilakukan dengan cara mendekatkan kandang jantan dan betina. Ketika keduanya sudah menunjukan ketertarikan maka indukan dapat kita satukan.

Setelah burung disatukan kamu harus memantau apakah terjadi perkelahian yang tidak wajar atau sudah akur. Ketika calon indukan kamu saling menyakiti maka lakukan langkah sebelumya sampai burung berjodoh.

Ketika jantan sudah mengawin betina dan pasangan terlihat akur kemudian saling meloloh, itu tandanya burung kamu sudah berjodoh. Kamu tinggal menunggu waktu burung membuat sarang dan bertelur lalu kemudian mengeram.

Namun jika kamu sudah menjodohkan burung beberapa kali dan tidak menunjukan tanda tanda burung kawin, maka kamu harus mengganti salah satu dari calon indukan dan melakukan penjodohan ulang.

Berikan makanan biji bijian seperti canari seed, jewawut, milet. Serta berikan pakan ekstra seperti kangkung, tauge, dan biji kuaci. Makanan ini berpengaruh untuk memicu hormon agar indukan cepat bertelur.

Air minum didalam kandang harus tersedia setiap waktu. Juga harus diganti setiap hari agar kebersihan dan kesehatan burung terjaga serta gunakan air yang sudah dimasak.

Baca Juga : Cara Mengawinkan Lobster Sampai Berhasil

4. Masa pengeraman Burung LoveBird

Ketika pasangan Burung Love Bird sudah kawin maka selang beberapa hari betina akan bertelur. Ketika burung sudah mengeram maka jangan berikan ekstra fooding, ini dapat memicu birahi dan burung enggan mengeram nantinya.

Telur yang dihasilkan Burung Love Bird biasanya 3 sampai 6 butir telur. Betina akan mengerami selama 21 hari, sementara itu pejantan akan meloloh betina selagi mengerami telurnya.

Ketika proses pengeraman kita harus memperhatikan kenyamanan burung, jangan terlalu sering mengecek gelodok atau melakukan kegiatan lain yang dapat membuat ketenangan burung terganggu.

Jauhkan juga burung dari penggangu seperti cicak, tokek, kucing, atau semut. Berikan tembakau di sekitar sangkar agar cicak dan tokek tidak mendekat serta berikan bubuk anti semut disekitar kandang.

5. Perawatan Anakan Burung Love Bird

Nah, setelah Burung Love Bird kesayanganmu melewati perjuangan mengerami telurnya selama kurang lebih 21 hari, maka telur akan menetas.

Selama induk meloloh anakan kita harus memperhatikan pakan dan minuman burung. Air minum harus tersedia di dalam kandang dan harus dalam kondisi bersih.

Pakan yang bagus untuk diberikan saat masa loloh adalah makanan yang mengandung protein dan karbohidrat. Jagung muda, kangkung, biji kenari, dan milet putih adalah pakan yang kaya akan 2 zat tersebut.

Untuk memaksimalkan produksi Burung Love Bird kamu, pada saat usia 7-10 hari anakan dapat kalian pisah dari indukan. Cara ini dilakukan agar indukan segera kawin dan bertelur lagi.

Anakan yang kita pisah dengan indukan kita loloh dengan bubur khusus untuk anakan yang banyak tersedia di toko peternakan maupun toko online.

Adonan bubur kita buat dengan cara mencampurkan bubur dengan air. Untuk anakan yang baru saja kita pisah, adonan kita buat encer agar burung mudah mencerna. Ketika anakan semakin dewasa maka adonan dapat kamu buat semakin kental.

Dalam meloloh anakan Burung Love Bird kamu harus sabar dan telaten. Burung harus kita loloh dalam interval 3 – 4 jam. Takarannya juga harus pas, jangan terlalu kenyang tapi juga jangan terlalu sedikit. Kegiatan meloloh dilakukan sampai anakan bisa nangkring dan makan sendiri.

Pada masa anakan Burung Love Bird sudah bisa makan sendiri, kamu harus tetap menjaga pola pakan. Milet putih, jagung muda, kangkung dan telur rebus sangat baik untuk masa pertumbuhan.

Jemur anakan Burung Love Bird kamu setiap hari dengan durasi 15 sampai 30 menit atau ditandai dengan anakan yang buka paruh karena kepanasan.

Penjemuran sangat bagus untuk menjaga daya tahan tubuh bagus dan menjaga kesehatan burung. Selain itu sediakan cepuk atau wadah yang agak besar sebagai tempat anakan mandi.

Ganti pakan dan air minum setelah penjemuran. Angin anginkan burung di tempat yang teduh dengan sirkulasi udara yang bagus agar burung merasa nyaman.

Semoga cara beternak Burung Love Bird ini dapat menjadi panduan dalam beternak dan semoga kalian sukses dalam ternak burung menarik ini.

Salam Lestari 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *